Testimoni Khasiat Soman (2)

December 18, 2009

Salma Alya Ristiana – Asma Sembuh Sekejap

Gundah perasaan Fajar Surya Permana melihat putri sulungnya terbangun di tengah malam lantaran serangan asma. “Kalau sudah batuk, sampai terbungkuk-bungkuk dan nggak bisa berhenti,” ujar warga Bandung ini.
Asma pelajar kelas 5 SD ini sering kambuh sehingga ia acapkali bolos dan sering berkunjung ke puskesmas untuk berobat. Bocah berusia 10 tahun ini bercerita, ketika batuk dadanya sakit dan susah bernapas. Kadang sampai keluar darah. “Dada sakit dan kayak ada yang menyangkut di tenggorokan,” paparnya.
Fajar yang hanya tukang ojek motor lalu mencobakan SOMAN dua kali sehari, pagi dan malam, dua tetes kepada Salma. Kurang dari seminggu, Salma tak kambuh dan malam hari tak pernah terjaga. “Minum SOMAN dada hangat, tidak batuk dan sesak lagi,” cerita Salma. Selain itu nafsu makannya juga bertambah.

Yoyo Suparyo – Tak Lagi Sakit Kepala

Petani dari Pamanukan, Subang, ini mengakui dahsyatnya SOMAN. Awalnya Yoyo sering letih dan sakit kepala. Alhasil, ia pun mengaku ketergantungan dengan obat sakit kepala. Tiada hari tanpa meminum obat sakit kepala.
“Akhirnya saya diberi SOMAN oleh Pak David yang waktu itu belum berlabel. Saya ini termasuk kelinci percobaan. Baunya minta ampun, saya pikir, ini kotoran sapi. Tapi saya nekat, masa padi saya bagus, saya tidak sembuh. Buat apa padi saya berhasil tapi badan sakit,” terangnya.
Hasilnya setelah diminum dua minggu berturut-turut, Yoyo tidak lagi ketergantungan dengan aspirin atau obat sakit kepala lainnya. “SOMAN sekarang saya minum jika badan saya capek dan loyo saja,” akunya.

Yelly – Bugar di Usia Senja

Yeli mengaku sangat menyukai jalan pagi sampai 5 km di perbukitan. Tapi kegemarannya tersebut tak bisa lagi dilakukannya karena berdasar pemeriksaan dokter, ia terkena osteoporosis (perapuhan tulang). Selain itu setiap kali hendak membaca Alkitab, ia selalu kerepotan karena harus memakai kacamata.
Sekarang setelah rutin mengonsumsi SOMAN, Yeli kembali bisa menikmati hobinya tersebut. “Suatu kali saya pergi ke air mancur melalui jalan terjal. Saya sempat jatuh, tapi mampu berdiri dan jalan lagi. Ada beberapa anak muda menanyakan usia saya Saya jawab 69, mereka tertegun. Setua saya tapi kaki masih kuat,” ucapnya bangga. Ia mengonsumsi SOMAN sehari tiga kali 5 tetes. Di samping bisa kembali berjalan pagi, ia juga mampu membaca Alkitab tanpa kacamata.

A Hok Punya Kekebalan Tubuh Lagi

Sekitar 40 juta orang tercatat oleh PBB sebagai penderita AIDS. Hari AIDS Sedunia yang jatuh 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia. Tema yang diangkat tahun ini adalah “Aku Peduli, Pedulikah Anda?”. Slogan itu bertujuan menciptakan fokus pada apa yang dapat dilakukan untuk membasmi HIV dan AIDS.
Miris memang melihat angka penderita yang meningkat hampir empat juta kasus dibanding tahun lalu. Di balik itu, nyatanya tidak semua penderita adalah seorang pendosa. Salah satunya yang dialami A Hok. Entah siapa mesti disalahkan, ia terlahir membawa virus HIV yang membuat kondisinya semakin memprihtinkan. Hilang keceriaannya seba¬gai anak berusia tujuh tahun. Ia tak bisa bermain layaknya anak-anak lain. Dengan hanya memiliki tingkat CD 4 (ukuran sistem kekebalan tubuh) cuma 45, A Hok sangat tak berdaya
Diceritakan Hermia, pengasuh A Hok di Rehabilitasi Narkoba Kota Pontianak, Kalbar, hampir seluruh tubuh A Hok luka akibat terkena infeksi dan sariawan akut. “A Hok mencapai stadium empat. Sampai ketiaknya juga dipenuhi luka,” papar Hermia. Bocah lugu tersebut, lanjut Hermia, tak sanggup lagi dijejali obat klinis. Akibatnya, obat klinis dari dokter tak diminum secara rutin sehingga kondisinya tersebut semakin parah.
Suatu ketika Hermia diundang bertemu David Andi, formulator SOMAN. Dengan sangat terpaksa ia menenui David. Dalam benaknya, “David terkenal sebagai formulator suplemen pertanian. Apa hubungannya agribisnis dengan kesehatan manusia,” ungkapnya Namun dengan harapan A Hok dapat setidaknya bertahan hidup, Hermia bersedia menemui David.
Saat pertemuan itu, David meminta Hermia mencoba SOMAN untuk A Hok. Demi kehidupan A Hok, Hermia berani mencoba. Diminuminya A Hok sehari tiga kali sebanyak lima tetes secara rutin.
Yang terjadi, “Prosesnya hanya dua hari luka di badan A Hok sudah langsung mengering. A Hok bisa makan lagi dan jamur di mulutnya rontok semua” ungkapnya gembira. Sampai kini A Hok masih mengonsumsi SOMAN. Hasilnya kian menunjukkan sesuatu yang positif. Setahun berlalu, tingkat kekebalan tubuh anak itu meningkat, terbukti dari nilai CD4-nya yang kini menjadi 559. Angka tersebut bisa dibilang normal.

Dede Sumaryana- Impoten dan Sakit Pinggang Hilang

Putus asa menghinggapi perasaan Dede Suryana. Pasalnya, 15 tahun silam saat membenahi kabel saluran interkom, ia tersengat listrik dan jatuh terduduk dari ketinggian 6 m. “Dibawa ke dokter, tulang belakang dan tulang ekor patah,” tutur warga Cimahi, Bandung ini. Kulitnya dipenuhi luka dan mengalami kencing nanah.
Keluar rumah sakit, lukanya sudah mengering. Ia juga tidak kencing nanah. Namun, “Kalau pipis sakit nggak ketulungan. Buang air besar susah, badan bungkuk, sering sakit pinggang dan impoten,” paparnya.
Dede mencoba SOMAN sehari tiga kali sebanyak lima tetes dicampur segelas air. Setelah 20 hari tampak perubahan, “Badan makan, kencing dan buang air besar lancar. Babat rumput itu sekarang mah hayo aja,” tambahnya. Kepercayaan diri dan semangat hidup Dede bertambah lantaran impotensinya sembuh sehingga ia mencari pasangan hidup.

Testimoni Khasiat Soman

December 18, 2009

Yusuf Rudianto – Bebas dari Suntikan Insulin

Dua tahun silam, Yusuf adalah seseorang yang hidupnya tergantung suntikan insulin karena mende­rita diabetes berat. Sehari tiga kali suntikan insulin wajib dijalaninya jika ia ingin tetap bisa beraktivitas. Rutinitas menyiksa itu dilewatinya lebih dari satu tahun.
Sampai akhirnya ia dikenalkan pada SOMAN oleh atasannya. Mula-mula dia mengombinasikan insulin dengan SOMAN.
Yusuf mengaku kondisinya sekarang sangat sehat dan lebih segar. Kadar gula darahnya pun tetap normal pada kisaran 151-153 mg/dl. Kebahagiaannya bertambah lantaran “urusan ranjang” dengan istrinya dapat kembali berjalan. “Dulu saya pakai insulin, kondisi saya drop terus walau kelihatannya cukup baik. Akhirnya sekarang saya bisa melihat dunia kem­bali. Saya bisa ke mana-mana tanpa harus pegang-pegang alat-alat dan juga hubungan suami istri jadi baik,” Yusuf mengakhiri paparannya dengan gembira.

Enan Warman – Stroke, Jantung & Hipertensi

“Terakhir cek darah tiga tahun lalu tensi saya 195/100 mmhg. Saat itu saya sudah terkena stroke ringan, sebelah badan saya tidak bisa begerak, mau ngapa-ngapain harus dibantu. Saya berasal dari keluarga penderita jantung dan darah tinggi. Lima dari 7 saudara saya sudah meninggal karena jantung. Sejak stroke saya sudah tidak bekerja lagi, kehidupan keluarga saya menjadi susah. Sudah coba berbagai macam cara penyembuhan mulai dari dokter yang biayanya mahal sampai pengobatan alternatif dan bikin obat tradisional sendiri dari mengkudu, mahkota dewa,dll. Tetapi kesembuhan tidak kunjung datang. Sampai akhirnya datang tetangga saya dua bulan lalu menyarankan memakai SOMAN1. Saya langsung pakai 5 tetes 3x sehari sampai sekarang. Seperti mimpi, kaki saya dapat digerakkan, bicara sudah lancer dan sudah bisa mandiri. Saya pun sudah mulai bekerja lagi dan kehidupan keluarga saya sudah membaik.”

Sulastri – Nyeri serta Infeksi Sendi dan Saluran Pencernaan


“Selama setengah tahun saya menderita nyeri dan infeksi sendi dan saluran pencernaan, mata agak buram. Sudah periksa ke dokter dan sudah minum obat, tapi sering nyeri dan suka kambuh lagi. Saya tahu Soman dari teman saya. Setelah memakai Soman, mata saya terasa terang, dan perut terasa lebih enak. Sekarang badan saya sudah kembali normal dan sehat. Saat ini saya sudah bisa kembali bekerja.”

Soleha – Kolesterol dan Urat Kejepit

“Sewaktu bangun tidur tiba-tiba kaki kanan saya sakit bila digerakkan, sudah dipijit akupresure dan minum obat anti radang tidak ada pengaruhnya. Tetangga saya memberikan SOMAN untuk dicoba. Setelah 3 hari konsumsi dengan dosis 3 tetes 3x sehari, kaki saya ringan untuk digerakkan, sakitnya berkurang dan badan terasa bugar.”

Sinta Wijaya – Pemulihan Setelah Operasi Ginjal

“Saya dua bulan yang lalu melakukan operasi pemasangan selang dari ginjal ke kantong kemih. Setelah operasi saya merasa sangat tidak nyaman dan tidak sanggup untuk berjalan jauh dan lama. Saya sudah mencoba obat-obatan alternatif, seperti noni, kumis kucing, daun-daunan, dll, serta banyak istirahat, tapi tidak ada kemajuan yang berarti. Saya dapat informasi tentang Soman dan saya pikir tidak ada salahnya apabila saya mencoba. Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba Soman. Saya minum Soman 3 x 5 tetes, ternyata badan saya yang dulunya lemas tak bertenaga, mulai kuat berjalan jauh. Setelah konsumsi botol yang kedua, saya merasakan perubahan pesat. Badan saya terasa kuat dan sehat. Sekarang saya sudah bisa beraktivitas dengan normal.
Semoga Soman dapat terus menjaga kualitasnya serta harganya dapat terjangkau masyarakat luas.”

Rasidi – Pulih dari Luka Bakar Parah

“Saya pedagang gorengan. Waktu itu saya mengalami kecelakaan kompor yang meledak dan sebagian tangan saya ikut terbakar. Akibatnya kondisi tangan saya terbakar, lukanya sangat terbuka sampai kelihatan tulangnya,urat-urat tangan mengkerut dan jari2 tidak dapat digerakan, rasanya pun sangat nyeri sekali. Saya rutin ke dokter agar dibersihkan lukanya,tetapi dagingnya tidak tumbuh-tumbuh malah tetap berair,kadang berdarah. Setiap dibersihkan oleh dokter, saya selalu merasakan sakit sekali. Saya diberitahu tentang Soman dari tetangga yang menderita sakit diabetes. Setelah mengkomsumsi Soman,saya mengalami perubahan. Daging-daging yang mati mengelupas,daging mulai tumbuh menutupi lubang-lubangnya, rasa sakit tidak lagi saya rasakan, dan saya merasa optimis kalau tangan saya bisa kembali pulih. Soman jangan sampai tidak ada di Cirebon,karena saya percaya, Soman dapat membantu penyembuhan luka bakar di tangan saya.”

Bpk Dadang – Lega Karena Kadar Gula Turun


“Saya berumur 67 thn, mempunyai diabet dengan kadar gula 300-400. Sudah cukup lama saya mengidap penyakit ini. Saya sebagai dosen setiap mengajar harus memakai sepatu, tetapi sayang kaki bagian tumit luka berdiameter 50cm. Saya sangat rutin mengkomsumsi obat gliben clamid selama 2 thn. Saya mengenal Soman dari radio,setelah meminum Soman selama 1 bulan 2 x 5 tetes dan saya berikan pada luka saya 2 x tiap pagi dan sore,sekarang gula saya stabil 200 dan luka kaki tinggal 1cm.”

Ib. Aulia Bunga Hesti – Tidak lagi alergi debu dan bebas jerawat

“Saya dari dulu alergi pada debu, mata suka perih kalau lama bekerja di depan komputer, betis suka kram terutama menjelang haid, dan badan pegal linu. Saya juga banyak jerawat dan merah-merah di kulit. Saya sudah facial di salon, tapi jerawat saya tidak juga sembuh. Akhirnya saya dianjurkan mama teman saya untuk pakai Soman. Sejak minum Soman, alergi saya jarang kambuh, badan terasa fit, dan tidak ada lagi keluhan saat menjelang haid, jerawat saya juga sudah kering. Padahal saya baru 2 minggu mengkonsumsi Soman.”

Ani Rohayani – Bebas Jerawat

“Wajah saya berjerawat. Yang parah satu tahun terakhir,besar-besar dan merah. Kemungkinan terjadi karena make up dan darah kotor. Berbagai macam cara sudah dicoba mulai dari pakai obat jerawat biasa sampai facial dan berobat ke dokter, tetapi jerawat masih membandel sampai saya stress dan minder gara-gara jerawat. Sampai ada teman yang menyarankan memakai SOMAN 1. Awalnya saya ragu tapi tetap saya coba. Saya langsung teteskan SOMAN1 langsung ke jerawatnya dalam satu minggu jerawat sudah kering dan berkurang. Sekarang saya sudah bisa pakai make up lagi tanpa takut jerawatan dan minder lagi.”

Ib. Dian Damayanti dan Alden – Sembuh dari Hand Mouth Disease

“Anak saya Alden ( 2 tahun, 7 bulan), selama 5 hari, panas tinggi dan keluar bintik-bintik merah seperti bisul dan cacar air. Saya sudah coba hubungi dokter, tapi karena saat itu long weekend, dokter tidak bisa dihubungi.
Saya tahu Soman dari koran dan video. Saya tertarik karena Soman obat alami dan tidak ada efek samping yang membahayakan, dan sudah banyak kesaksian-kesaksian setelah menggunakan Soman. Saya lalu memakaikan Soman pada bintik merah yang berdarah karena digaruk Alden. Saya mengoleskan Soman pada luka yang berdarah saat Alden tidur malam. Paginya saya lihat lukanya sudah kering total. Saya juga meneteskan Soman pada minuman Alden untuk pemulihan luka mulut (sariawan) karena virus Hand Mouth Disease dari Singapura. Sekarang Alden sudah sehat dan tidak mudah sakit, karena tiap hari minum 1 tetes Soman.”

Albert Sitorus – Bugar Selalu

Mengonsumsi SOMAN, menurutnya, dapat memulihkan stamina. Apalagi seusai lelah bekerja seharian. Diakuinya mengonsumsi SOMAN menjadikan daya tahan tubuh meningkat “Setiap hari saya mengonsumsi lima tetes. Dalam enam bulan terakhir, saya tidak lagi merasa mudah kecapekan. Badan saya sangat sehat dan normal,” jelasnya.

Muhamad Agus Sadikin – Bebas dari Narkoba

Agus mengaku kini lebih bergairah menghadapi hidup. Maklum, sebelumnya ia adalah seorang pecandu narkoba dan penderita HIV. Warga Gang Potlot, Jakarta ini awalnya hanya memiliki CD4 senilai 5, jauh dari normal yang mencapai 500-1500.
Lelaki 35 tahun ini menerapi dirinya dengan SOMAN sejak Desember 2007. Dosisnya sehari tiga kali minum, masing-masing 5 tetes. Kini hasil pemeriksaan nilai CD4 telah meningkat menjadi 300. “Gue juga lebih fit, nggak cepet capek, tidur bisa nyenyak. Terus gue jadi tambah nafsu makan,” terangnya bersemangat.

Rahmad Hidayat – Sinusitis Sirna

Hasil diagnosis dokter mengatakan, Rahmad terjangkit sinusitis. Penyakit bawaan sejak kecil tersebut sempat membawanya ke meja operasi. Hasilnya “Lumayan dalam dua bulan saja, selanjutnya kumat lagi. Makanya saya mencari pengobatan lainnya,” cetusnya.
Beberapa hari kemudian, Rahmad mendapat info melalui radio mengenai SOMAN. Ia kemudian membeli dan mengonsumsinya tiga kali sehari 5 tetes. Setelah seminggu mencoba “Batuk saya mengalami penurunan frekuensi dari 25 kali, sekarang sudah 15 kali,” akunya. Meski baru menggunakan SOMAN seminggu, tapi ia mendapatkan hasil menggembirakan. “Saya pingin lihat hasilnya jika saya mengonsumsi selama satu bulan. Mudah-mudahan saya bisa sembuh total,” harapnya.

Pendeta Dahlan – Tak Takut Daging Kambing

Pengajar Sekolah Tinggi Theologi Jakarta ini sudah merasakan manfaat mengonsumsi SOMAN. Pertama kali mencoba SOMAN saat ia bertemu David Andi di Gorontalo. Sebelumnya ia melakukan pemeriksaan di laboratorium, ternyata kadar gula darahnya cukup tinggi dan tekanan darahnya juga tinggi. “Saya baru sadar ternyata dalam tubuh saya banyak penyakit,” aku Pendeta Dahlan. Setelah mencoba SOMAN, setelah dicek kini kadar gula dan tensinya kembali normal. Malahan daging kambing yang menjadi pantangan penderita hiper¬tensi pun berani dilahapnya. “Akhirnya sampai seka¬rang saya pemakan daging kambing. Sekarang, saya tidak takut lagi darah tinggi, SOMAN memang luar biasa,” candanya.

Dustin – Bayi Sehat

Dustin, bayi berusia 8 bulan ini tampak lebih montok dan sehat dibandingkan balita seusianya. Menurut Dorce, sang ibu, putra kesayangannya itu berbobot 11 kg. “Anak saya sehat dan gemuk karena selain saya kasih ASI, saya juga beri SOMAN,” ungkap istri Sudarman ini.
Tiap hari Dustin dicekoki SOMAN tiga kali yang dicampur dengan air hangat. Setiap minum banyak¬nya dua tetes. “Anak saya lebih gemuk, tidak pernah sakit dan tidak rewel,” papar Dorce bangga.

David Andi Purnama – Formulator SOMAN

December 18, 2009

Kesuksesan David Andi Purnama meracik dan memasarkan probiotik SOZOFM-4 tidak menyurutkan langkahnya untuk terus berinovasi. Berawal dari Geri, salah satu anak kembarnya yang menderita kelainan jantung minum SOZOFM-4. Ternyata ia lebih sehat, berani berolahraga, dan tidak mimisan. Ia lalu minta papanya membuat SOZO untuk manusia. Jadilah David mengutak-atik ekstrak 18 jenis buah tropis, umbi rumput teki, dan minyak ikan hiu yang hidup di laut dalam. Hasilnya, SOMAN 1 FM. Produk berupa jamu tetes yang resmi dipasarkan 4 Desember 2008 ini sungguh luar biasa.

Kendati baru lulus uji sebagai obat diabetes dan luka, produk tersebut sudah terbukti membantu penyembuhan berbagai penyakit Begitu banyak orang terbantu, begitu banyak pula pengidap penyakit terangkat penderitaannya. Tak salah bila salah satu penggunanya sampai bilang, “Di mana ada SOMAN, di situ ada harapan. Di mana ada SOMAN, di situ ada cahaya kehidupan.”

Rumus Luar Biasa

Penemuan formula itu sebenarnya tidaklah mengherankan bila kita kenal dekat dengan David Andi, begitu biasa orang menyapanya. Pria kelahiran Bandung, 22 Mei 1967 ini memang sangat ulet. Tertipu beberapa mitra kerja pun tak membuat ayah dari Mario Ruben, Margeri Bastiono, dan Rachel Trisha Nadine ini patah arang. Dicarinya lagi mitra yang dapat bersinergi dengannya. Sampai menyeberang pulau pun dia tak keberatan hingga akhirnya menemukan pendukung utama, Fadel Muhammad, orang nomor satu di Provinsi Gorontalo. Di sana pula suami Frida Roong ini mendirikan pabrik SOZOFM-4 dan SOMAN 1 FM.
Laki-laki yang beberapa tahun lalu sangat hard selling bila berbincang, kini sungguh berbeda. Banyak mengalir perbincangan tentang nilai-nilai hidup. Misalnya saja saat peluncuran SOMAN 1 FM di Hotel Borobudur, Jakarta. Walaupun produk ciptaannya itu luar biasa, “Saya ingin tetap jadi David yang seperti sekarang ini. Dukung saya supaya tidak jatuh dalam kesombongan, jangan bikin saya terlena,” ucapnya sambil terisak.
Kini tujuan pria lulusan SMA ini hanyalah bagaimana membuat hidupnya berkah bagi orang banyak. Dalam langkah praktisnya, bikin satu sukacita per hari, minimal untuk istri. “Kalau kita bikin orang sukacita, sebenarnya bukan hanya buat dia, tapi juga buat kita sendiri sehingga sepanjang hari kita jadi produktif karena kita merasa senang. Dengan menjadi produktif, seseorang akan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupannya maupun orang lain,” katanya sembari tersenyum.

Manajemen SDM

Langkah satu sukacita per hari itu juga diwujudkan dalam mengelola perusahaannya. Sampai sekarang dan mungkin saat perusahaannya besar nanti, ia tidak membutuhkan departemen pembelian (purchasing). “Jika saya pakai tenaga purchasing tentu akan lebih banyak uang yang harus keluar untuk bayar macam-macam. Belum lagi mark up harga dan lain sebagainya,” dalih pengoleksi batik dari berbagai daerah ini.
Karena itu, untuk pengadaan bahan baku misalnya, ia lebih suka menunjuk langsung pemasok dengan memberikan harga di atas rata-rata “Bahan baku saya tawar naik, kalau harga Rp5.000, saya beli Rp6.000. Yang dijual Rp25.000 jadi Rp27.500,” ungkapnya bersemangat. Cara itu membuat pemasok bahan baku akan lebih jujur, punya loyalitas, dan integritas. “Kita harus beri kesempatan agar mereka bisa ber-kembang, jadi termotivasi untuk menghasilkan bahan baku yang berkualitas,” tambah pembaca iptek dan otobiografi ini.
Hal yang sama diterapkan saat menunjuk tabloid agribisnis sebagai event organizer acara peluncuran SOMAN 1 FM. Banyak rekannya mempertanyakan keberaniannya melepas acara itu ke pihak yang dinilai belum punya nama sebagai event organizer. Dan ia sama sekali tidak mengontrol pekerjaan itu. Pun untuk mengecek persiapan terakhir sebelum hari H juga tidak dilakukannya. “Saya bilang ke mereka, saya pakai dia (tabloid agribisnis) karena teman dari dulu. Saya tahu cara kerjanya. Kedua, energi saya akan lebih bermanfaat dan produktif untuk memikirkan yang lebih besar,” David masih bersemangat Toh nyatanya acara berlangsung sukses. “Buat saya itu yang penting, itu yang saya inginkan,” tegasnya.

Lebih Besar

Mulai meraih sukses dalam berjualan SOMAN 1 FM, David bersiap menggapai mimpinya yang lebih tinggi lagi. Ia berancang-ancang merelokasi dan membesarkan pabriknya ke Manado agar bisnisnya lebih berkembang dan dapat menolong lebih banyak orang di seantero nusantara.
Proses produksi pabrik itu akan fully mechanic, dari mulai bahan baku masuk hingga produk dibotolkan tidak ada campur tangan manusia. Listriknya akan dipasok dari biogas sapi perah dan sapi pedaging yang dipelihara di sekitar pabrik. Susu dari sapi perahnya tidak akan dijual tapi diberikan kepada masyarakat sekeliling pabrik agar mereka tiap hari minum susu. “Itu kerinduan saya agar keluarga saya di Manado bisa hidup lebih sehat, bukan dengan cap tikus (merek minuman keras),” David menguraikan mimpinya sambil terkekeh.

davidandi

Pesan Soman via Email

December 18, 2009

Prosedur Pemesanan Soman Via Email:  harapanfajar@gmail.com

1. ketik : produk <spasi> jml produk <spasi> Nama <spasi> alamat <spasi> no hp

contoh: soman non aroma 2 Budi Purnomo Jl.Kurcaci No.15 Jkt Utara 08138928746

2. anda akan mendapat konfirmasi pemesanan dan jumlah dana yang harus ditransfer melalui email

3. transfer sejumlah dana yang dikonfirmasi ke:

BCA no.rek:  27501 11435 atas nama : Harapan Fajar

4. info via email apabila anda sudah melakukan transfer.

5. produk pesanan akan segera dikirim via kurir setelah kami menerima konfirmasi pembayaran.

SOMAN Non Aroma

SOMAN Non Aroma

  • Praktis, langsung tetes
  • Proses pemulihan cepat
  • Bisa sebagai obat luar
  • Tidak ada efek samping
  • Mudah dibawa-bawa
  • Lebih hemat, isi 200 tetes (15ml)
  • TIDAK BERBAU
SOMAN Aroma Kuat

SOMAN Aroma Kuat

  • Praktis, langsung tetes
  • Proses pemulihan cepat
  • Bisa sebagai obat luar
  • Tidak ada efek samping
  • Mudah dibawa-bawa
  • Lebih hemat, isi 200 tetes (15ml)
  • BERBAU

Pesan Soman via SMS

December 18, 2009

Prosedur Pemesanan Soman Via SMS No. 0816 1917661

1. ketik : produk <spasi> jml produk <spasi> Nama <spasi> alamat

contoh: soman non aroma 2 Budi Purnomo Jl.Kurcaci No.15 Warakas Tanjung Priok Jkt Utara.

2. anda akan mendapat konfirmasi pemesanan dan jumlah dana yang harus ditransfer.

3. transfer sejumlah dana yang dikonfirmasi

BCA no.rek:27501 11435 atas nama : Harapan Fajar

4. info via sms apabila anda sudah melakukan transfer.

5. produk pesanan akan segera dikirim via kurir setelah kami menerima konfirmasi pembayaran.

SOMAN Non Aroma

SOMAN Non Aroma

  • Praktis, langsung tetes
  • Proses pemulihan cepat
  • Bisa sebagai obat luar
  • Tidak ada efek samping
  • Mudah dibawa-bawa
  • Lebih hemat, isi 200 tetes (15ml)
  • TIDAK BERBAU
SOMAN Aroma Kuat

SOMAN Aroma Kuat

  • Praktis, langsung tetes
  • Proses pemulihan cepat
  • Bisa sebagai obat luar
  • Tidak ada efek samping
  • Mudah dibawa-bawa
  • Lebih hemat, isi 200 tetes (15ml)
  • BERBAU

Sebaiknya anda tahu…

December 18, 2009

Alhamdulillah,,,saat ini telah diformulasikan sebuah terobosan baru untuk MENUJU KESEHATAN YANG LEBIH BAIK.

Jamu tetes SOMAN-1, karya anak bangsa sendiri. Soman-1 dibuat dengan fermentasi dingin dari berbagai macam ekstrak buah tropis, rumput mangata (teki) dan hati ikan hiu. Hasilnya:….suatu ramuan dengan kemampuan untuk memperbaiki metabolisme tubuh, meningkatkan anti bodi/daya tahan tubuh, mengoptimalkan regenerasi sel, sirkulasi darah menjadi membaik. Artinya? SOMAN-1 efektif untuk orang yang mempunyai masalah dengan berbagai penyakit yang disebabkan karena adanya masalah di metobolisme, anti bodi, regenerasi sel dan sirkulasi darah….seperti penyakit diabetes, kolesterol, asam urat, stroke, maag, vertigo/migrain, wasir, hipertensi, thalasemia, osteoporosis dll…

Jadi, mengapa tidak anda coba sendiri, manfaat SOMAN-1….100% bahan alami tanpa efek samping.

SOMAN Non Aroma

SOMAN Non Aroma

  • Praktis, langsung tetes
  • Proses pemulihan cepat
  • Bisa sebagai obat luar
  • Tidak ada efek samping
  • Mudah dibawa-bawa
  • Lebih hemat, isi 200 tetes (15ml)
  • TIDAK BERBAU
SOMAN Aroma Kuat

SOMAN Aroma Kuat

  • Praktis, langsung tetes
  • Proses pemulihan cepat
  • Bisa sebagai obat luar
  • Tidak ada efek samping
  • Mudah dibawa-bawa
  • Lebih hemat, isi 200 tetes (15ml)
  • BERBAU

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.