Testimoni Khasiat Soman (2)

Salma Alya Ristiana – Asma Sembuh Sekejap

Gundah perasaan Fajar Surya Permana melihat putri sulungnya terbangun di tengah malam lantaran serangan asma. “Kalau sudah batuk, sampai terbungkuk-bungkuk dan nggak bisa berhenti,” ujar warga Bandung ini.
Asma pelajar kelas 5 SD ini sering kambuh sehingga ia acapkali bolos dan sering berkunjung ke puskesmas untuk berobat. Bocah berusia 10 tahun ini bercerita, ketika batuk dadanya sakit dan susah bernapas. Kadang sampai keluar darah. “Dada sakit dan kayak ada yang menyangkut di tenggorokan,” paparnya.
Fajar yang hanya tukang ojek motor lalu mencobakan SOMAN dua kali sehari, pagi dan malam, dua tetes kepada Salma. Kurang dari seminggu, Salma tak kambuh dan malam hari tak pernah terjaga. “Minum SOMAN dada hangat, tidak batuk dan sesak lagi,” cerita Salma. Selain itu nafsu makannya juga bertambah.

Yoyo Suparyo – Tak Lagi Sakit Kepala

Petani dari Pamanukan, Subang, ini mengakui dahsyatnya SOMAN. Awalnya Yoyo sering letih dan sakit kepala. Alhasil, ia pun mengaku ketergantungan dengan obat sakit kepala. Tiada hari tanpa meminum obat sakit kepala.
“Akhirnya saya diberi SOMAN oleh Pak David yang waktu itu belum berlabel. Saya ini termasuk kelinci percobaan. Baunya minta ampun, saya pikir, ini kotoran sapi. Tapi saya nekat, masa padi saya bagus, saya tidak sembuh. Buat apa padi saya berhasil tapi badan sakit,” terangnya.
Hasilnya setelah diminum dua minggu berturut-turut, Yoyo tidak lagi ketergantungan dengan aspirin atau obat sakit kepala lainnya. “SOMAN sekarang saya minum jika badan saya capek dan loyo saja,” akunya.

Yelly – Bugar di Usia Senja

Yeli mengaku sangat menyukai jalan pagi sampai 5 km di perbukitan. Tapi kegemarannya tersebut tak bisa lagi dilakukannya karena berdasar pemeriksaan dokter, ia terkena osteoporosis (perapuhan tulang). Selain itu setiap kali hendak membaca Alkitab, ia selalu kerepotan karena harus memakai kacamata.
Sekarang setelah rutin mengonsumsi SOMAN, Yeli kembali bisa menikmati hobinya tersebut. “Suatu kali saya pergi ke air mancur melalui jalan terjal. Saya sempat jatuh, tapi mampu berdiri dan jalan lagi. Ada beberapa anak muda menanyakan usia saya Saya jawab 69, mereka tertegun. Setua saya tapi kaki masih kuat,” ucapnya bangga. Ia mengonsumsi SOMAN sehari tiga kali 5 tetes. Di samping bisa kembali berjalan pagi, ia juga mampu membaca Alkitab tanpa kacamata.

A Hok Punya Kekebalan Tubuh Lagi

Sekitar 40 juta orang tercatat oleh PBB sebagai penderita AIDS. Hari AIDS Sedunia yang jatuh 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia. Tema yang diangkat tahun ini adalah “Aku Peduli, Pedulikah Anda?”. Slogan itu bertujuan menciptakan fokus pada apa yang dapat dilakukan untuk membasmi HIV dan AIDS.
Miris memang melihat angka penderita yang meningkat hampir empat juta kasus dibanding tahun lalu. Di balik itu, nyatanya tidak semua penderita adalah seorang pendosa. Salah satunya yang dialami A Hok. Entah siapa mesti disalahkan, ia terlahir membawa virus HIV yang membuat kondisinya semakin memprihtinkan. Hilang keceriaannya seba¬gai anak berusia tujuh tahun. Ia tak bisa bermain layaknya anak-anak lain. Dengan hanya memiliki tingkat CD 4 (ukuran sistem kekebalan tubuh) cuma 45, A Hok sangat tak berdaya
Diceritakan Hermia, pengasuh A Hok di Rehabilitasi Narkoba Kota Pontianak, Kalbar, hampir seluruh tubuh A Hok luka akibat terkena infeksi dan sariawan akut. “A Hok mencapai stadium empat. Sampai ketiaknya juga dipenuhi luka,” papar Hermia. Bocah lugu tersebut, lanjut Hermia, tak sanggup lagi dijejali obat klinis. Akibatnya, obat klinis dari dokter tak diminum secara rutin sehingga kondisinya tersebut semakin parah.
Suatu ketika Hermia diundang bertemu David Andi, formulator SOMAN. Dengan sangat terpaksa ia menenui David. Dalam benaknya, “David terkenal sebagai formulator suplemen pertanian. Apa hubungannya agribisnis dengan kesehatan manusia,” ungkapnya Namun dengan harapan A Hok dapat setidaknya bertahan hidup, Hermia bersedia menemui David.
Saat pertemuan itu, David meminta Hermia mencoba SOMAN untuk A Hok. Demi kehidupan A Hok, Hermia berani mencoba. Diminuminya A Hok sehari tiga kali sebanyak lima tetes secara rutin.
Yang terjadi, “Prosesnya hanya dua hari luka di badan A Hok sudah langsung mengering. A Hok bisa makan lagi dan jamur di mulutnya rontok semua” ungkapnya gembira. Sampai kini A Hok masih mengonsumsi SOMAN. Hasilnya kian menunjukkan sesuatu yang positif. Setahun berlalu, tingkat kekebalan tubuh anak itu meningkat, terbukti dari nilai CD4-nya yang kini menjadi 559. Angka tersebut bisa dibilang normal.

Dede Sumaryana- Impoten dan Sakit Pinggang Hilang

Putus asa menghinggapi perasaan Dede Suryana. Pasalnya, 15 tahun silam saat membenahi kabel saluran interkom, ia tersengat listrik dan jatuh terduduk dari ketinggian 6 m. “Dibawa ke dokter, tulang belakang dan tulang ekor patah,” tutur warga Cimahi, Bandung ini. Kulitnya dipenuhi luka dan mengalami kencing nanah.
Keluar rumah sakit, lukanya sudah mengering. Ia juga tidak kencing nanah. Namun, “Kalau pipis sakit nggak ketulungan. Buang air besar susah, badan bungkuk, sering sakit pinggang dan impoten,” paparnya.
Dede mencoba SOMAN sehari tiga kali sebanyak lima tetes dicampur segelas air. Setelah 20 hari tampak perubahan, “Badan makan, kencing dan buang air besar lancar. Babat rumput itu sekarang mah hayo aja,” tambahnya. Kepercayaan diri dan semangat hidup Dede bertambah lantaran impotensinya sembuh sehingga ia mencari pasangan hidup.

Tags: , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: